Mendapat Ijazah Dzikir Manaqib Jawahirul Ma'ani

Seperti yang pernah saya ceritakan sebelumnya bahwa saya menemukan seorang guru dari internet yang dekat dari rumah saya dari daerah Majalengka. Saya riyadhoh di tempat beliau selama 4 bulan.

Amalan pertama kali yang diijazahkan oleh beliau adalah dzikir manaqib Jawahirul Masyaikhil Qubra. Dimana kitab ini adalah kitab induk rangkaian susunan dzikir sebelum membaca kitab Jawahirul Ma'ani dan Jawahirus Saniyah yang disusun oleh sang muziz, Syekh Ahmad Syukran Ghani.
Ijazah manaqib jawahirul maani
Kitab Jawahirul Masyaikhil Qubro

Waktu itu saya mendapat ijazah pada tanggal 30 Juli 2017 dan ini adalah pertemuan pertama kami. Saya sowan ke rumah beliau bersama bapak saya sehingga kami berdua mendapat ijazah amalan ini.

Setelah mendapat ijazah, kami disuruh berpuasa selama 11 atau 41 hari sambil membaca manaqib Jawahirul Maani sebanyak 5/11 kali dalam satu hari. Serta membaca kitab Jawahirul Masyaikhil Qubra pada tengah malamnya.
Ijazah manaqib jawahirul maani
Kitab Jawahirul Maani

Waktu itu saya hanya mampu membaca kitab Jawahirul Maani sebanyak 5 kali sehari, tiap habis shalat 5 waktu sekali. Karena kalimat bahasa Arab dalam manaqib tersebut masih terasa asing sehingga agak lama membacanya.

Berbeda dengan kitab Jawahirus Saniyah yang meskipun baru tapi agak mudah membacanya karena berisi bermacam-macam sholawat Nabi sehingga kalimat-kalimatnya terasa familiar.
Ijazah manaqib jawahirul maani
Kitab Jawahirus Saniyah

Kitab Jawahirul Maani ini berupa kitab manaqib yang berisi tentang kisah perjalanan hidup sang Sulthanil Aulia Syeikh Abdul Qadir Jaelani mulai beliau lahir hingga akhir hayatnya.

Mudah-mudahan saya bisa istiqomah mendawamkan membaca manaqib ini sebagai wujud cinta saya pada Nabi Muhammad SAW dan kepada para aulia khususnya Syeikh Abdul Qadir yang merupakan rajanya para wali. Dan semoga saya mendapatkan keberkahan darinya. Aamiin....

Comments